Pringsewu, 5 Februari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Pringsewu sukses menggelar penyuluhan kesehatan tentang pencegahan diabetes melitus sekaligus sosialisasi pemanfaatan teh kulit rambutan di Pekon Banjarejo, Kecamatan Banyumas. Kegiatan ini diikuti puluhan warga setempat yang antusias menyimak materi edukasi dan praktik langsung.
Penyuluhan dimulai dengan penjelasan lengkap tentang diabetes melitus, penyakit kronis akibat gangguan metabolisme gula darah yang dapat menimbulkan komplikasi seperti kebutaan, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Mahasiswa menyampaikan faktor risiko utama seperti pola makan tidak sehat, kurang olahraga, dan obesitas, serta gejala awal seperti sering haus, lemas, dan luka lambat sembuh. Warga diajak berpartisipasi dalam sesi interaktif berupa kuis dan tanya jawab untuk meningkatkan pemahaman pencegahan melalui diet seimbang, aktivitas fisik rutin, dan pemeriksaan gula darah berkala.
Sebagai inovasi lokal, mahasiswa memperkenalkan teh kulit rambutan sebagai minuman herbal antidiabetes alami. Kulit rambutan yang sering dibuang ternyata kaya antioksidan, mampu menurunkan kadar gula darah, mengontrol kolesterol, dan meningkatkan imunitas tubuh. Peserta diajari cara mengolahnya menjadi teh seduhan sederhana: keringkan kulit rambutan, potong kecil, rebus 5-10 menit, lalu saring dan minum hangat dua kali sehari. Sampel teh dibagikan gratis untuk dicoba langsung, disambut sambutan hangat karena mudah dibuat dari bahan lokal.
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran kesehatan tapi juga memberdayakan warga memanfaatkan limbah buah rambutan yang melimpah di Pringsewu. Koordinator KKN menyatakan, "Kami harap program ini menjadi langkah awal menekan prevalensi diabetes di Lampung, sambil menciptakan potensi usaha rumahan dari teh herbal." Warga berterima kasih atas edukasi praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka.